Divisi Perkebunan
 
Divisi Perkebunan terutama bergerak di bidang pembudidayaan kelapa sawit, dimana sebagian besar pendapatan berasal dari penjualan minyak sawit (CPO), inti sawit (PK), serta produk-produk turunan lainnya. Divisi Perkebunan juga membudidayakan komoditas tebu dan memproduksi gula, serta memproduksi dan menjual karet serta komoditas tanaman lainnya.
 
Pada tanggal 31 Desember 2020, Divisi Perkebunan memiliki lahan inti seluas 303.149 hektar, dimana 83% atau 253.061 hektar ditanami kelapa sawit, 5% atau 15.976 hektar ditanami karet, 5% atau 14.153 hektar ditanami tebu, sedangkan sisanya adalah tanaman lain, terutama hutan tanaman industri, kakao dan teh. Grup SIMP juga menjalin kemitraan dengan petani plasma untuk lahan perkebunan kelapa sawit dan karet seluas 90.325 hektar.
 
Divisi Perkebunan memiliki dua pusat penelitian dan pengembangan (Litbang) kelapa sawit, yakni Sumatra Bioscience (SumBio) di Bah Lias, Sumatera Utara, dan PT SAIN di Pekanbaru, Riau. Kedua pusat Litbang tersebut melakukan program-program Litbang secara ekstensif dalam rangka meningkatkan kinerja di berbagai bidang, termasuk hasil panen, ketahanan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, serta praktik manajemen perkebunan. Divisi Perkebunan juga memiliki fasilitas Litbang masing-masing untuk komoditas tebu di Sumatera Selatan dan untuk kegiatan usaha Minyak & Lemak Nabati (EOF) di Jakarta.
 
Grup SIMP mengoperasikan 27 pabrik kelapa sawit di Sumatera dan Kalimantan dengan total kapasitas pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) sebesar 7,0 juta ton per tahun. Grup SIMP juga mengoperasikan empat lini produksi karet remah, tiga lini produksi karet lembaran, dua pabrik pengolahan dan penyulingan gula, satu pabrik kakao dan satu pabrik teh.
 
 
 
 
© Copyright PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). All rights reserved.