Dewan Komisaris
 
Tjhie Tje Fie (Thomas Tjhie)
Komisaris Utama
 

Bapak Thomas Tjhie, berusia 56 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Komisaris Utama Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPSLB Perseroan pada tahun 2009 dan terakhir diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPST pada tahun 2019.

Beliau juga menjabat Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood”) (2004-sekarang), Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (“ICBP”) (2009-sekarang), dan Direktur Non-Eksekutif Indofood Agri Resources Ltd. (“IndoAgri”) (2006-sekarang). Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Direktur PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (“Lonsum”) (2007-2014) dan PT Indomiwon Citra Inti (1993-2000), serta Senior Executive PT Kitadin Coal Mining (1990-1991).

Bapak Thomas Tjhie meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas di Jakarta tahun 1991.

Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Taufik Wiraatmadja
Komisaris
 

Bapak Taufik Wiraatmadja, berusia 61 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai anggota Komisaris Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2015 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2019. Beliau menjabat sebagai Direktur Indofood (2004-sekarang) dan Direktur ICBP (2009-sekarang).

Bapak Taufik Wiraatmadja meraih gelar Sarjana di bidang Teknologi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1981 dan gelar Master of Business Administration dari GS Fame Institute of Business pada tahun 1988. Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk ”Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 13 Agustus 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Axton Salim
Komisaris
 

Bapak Axton Salim, berusia 41 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat menjadi anggota Komisaris Perseroan berdasarkan hasil keputusan sirkular Para Pemegang Saham Perseroan pada tahun 2007 dan terakhir diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPST pada tahun 2019. Beliau saat ini menjabat sebagai Direktur Indofood (2009-sekarang), Direktur ICBP (2009-sekarang), Direktur Non-Eksekutif dari IndoAgri (2007- sekarang) dan Gallant Venture Ltd. (2014-sekarang), serta Komisaris Lonsum (2009-sekarang). Beliau juga menjabat sebagai Co-Chair of Scaling Up Nutrition (SUN) Business Network Global Advisory Group and Coordinator of SUN Business Network Indonesia (2014-sekarang) serta Direktur Art Photography Centre Ltd. (2016-sekarang). Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Assistant CEO dari Indofood (2007-2009) dan mengawali karirnya di Grup Indofood sebagai Brand Manager di PT Indofood Fritolay Makmur (2004-2007).

Bapak Axton Salim meraih gelar Bachelor of Science in Business Administration dari University of Colorado, Amerika Serikat pada tahun 2002. Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019, ”Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 13 Agustus 2019, “Asian Congress of Nutrition” pada tanggal 4-7 Agustus 2019, “Embracing the Opportunities in Dynamic Global Economy” pada tanggal 31 Oktober 2019 dan “Obama Foundation Leaders: Asia-Pacific Program” pada tanggal 10-14 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan, namun memiliki hubungan afiliasi dengan dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Hendra Widjaja
Komisaris
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
 

Bapak Hendra Widjaja, berusia 58 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai anggota Komisaris Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2013 dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2019. Selain itu, beliau menjabat sebagai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris tanggal 28 Mei 2019. Saat ini, beliau menjabat sebagai Direktur ICBP (2009-sekarang), Komisaris Lonsum (2009-sekarang), Kepala Divisi Controller Indofood (2012-sekarang) dan Direktur Indofood (2018-sekarang).

Bapak Hendra Widjaja meraih gelar Sarjana di bidang Manajemen dan Keuangan dari Universitas Katolik Atma Jaya di Jakarta pada tahun 1986. Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “PSAK 71, 72 & 73” pada tanggal 22 Juli 2019, ”Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 13 Agustus 2019, dan “Update on Indonesia’s Economy Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Timotius
Komisaris Independen
Ketua Komite Audit
 

Bapak Timotius, berusia 61 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Komisaris Independen berdasarkan keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2019. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai ketua Komite Audit Perseroan untuk periode pertama berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris tanggal 28 Mei 2019, anggota Komite Audit PT Bank Bumi Arta Tbk (2012-sekarang) dan pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Indonesia sejak 1992.

Bapak Timotius pernah menjabat sebagai Manajer Akuntansi Keuangan (1980-1989) dan Direktur (1990-1996) PT Moritas Agrobi, Direktur PT Suprawira Finance (1996-1998), Komisaris PT Kharisma Valas Indonesia (1998-2008), dan Komite Audit PT HM Sampoerna Tbk., (2001-2011).

Bapak Timotius meraih gelar sarjana ekonomi di bidang manajemen dan akuntansi dari Universitas Indonesia berturut-turut pada tahun 1984 dan tahun 1992, meraih gelar Master of Management dari Universitas Indonesia pada tahun 1990 serta meraih gelar Doctor di bidang ekonomi pertanian dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 2000. Di tahun 2019, Beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019 .

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris atau dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Notariza Taher
Komisaris Independen
Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
 

Bapak Notariza Taher, berusia 50 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat menjadi Komisaris Independen Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2013  dan terakhir diangkat kembali pada tahun 2019. Selain itu, beliau menjabat sebagai ketua Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris tanggal 28 Mei 2019 dan anggota Komite Audit Perseroan untuk periode pertama berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris tanggal 28 Mei 2019. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Senior Advisor pada Probus Advisory Pte Ltd (2005-sekarang).

Beliau memulai karirnya pada tahun 1993 sebagai Advisor to The Board of Director pada PT Gobel International Corpora. Beliau pernah menjabat berbagai posisi di PT Trimegah Securities Tbk sejak tahun 1994 yaitu sebagai Manager in Underwriting Department (1994-1995), Head of Strategic Advisory Department (1995-1998), Co-Head of Investment Banking Division (1999-2005).

Bapak Notariza Taher meraih gelar Sarjana Manajemen Keuangan dari Universitas Indonesia pada tahun 1994.

Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019 .

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris atau dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Direksi
 
Mark Julian Wakeford
Direktur Utama
 

Bapak Mark Julian Wakeford, berusia 56 tahun, warga negara Inggris, pertama kali diangkat menjadi Direktur Utama Perseroan berdasarkan hasil keputusan sirkular Para Pemegang Saham pada tahun 2007 dan terakhir diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPST pada tahun 2019. Saat ini, Bapak Mark Julian Wakeford juga menjabat sebagai Executive Director dan CEO IndoAgri (2007-sekarang), Direktur ICBP (2019-sekarang) dan Direktur Utama PT Lajuperdana Indah (2010-sekarang). Bapak Mark Julian Wakeford memulai karirnya pada Kingston Smith & Co. di London, Inggris. Beliau telah bekerja di industri perkebunan sejak tahun 1993, dengan bergabung di perusahaan perkebunan yang berada di Indonesia, Papua Nugini dan Thailand. Beliau pernah duduk sebagai Direktur Keuangan LSIP, sebelum kemudian bergabung dengan Pacific Rim Plantations Limited (“PRPOL”) sebagai Chief Financial Officer yang berpusat di Papua Nugini. Pada tahun 1999, beliau menjabat sebagai CEO dan Executive Director PRPOL. Pada saat PRPOL dijual ke Cargill pada tahun 2005, beliau tetap melanjutkan bersama Cargill selama satu tahun, sebelum kemudian bergabung dengan IndoAgri pada Januari 2007 dan duduk sebagai Direktur Lonsum dari tahun 2007 hingga 2019.

Bapak Mark Julian Wakeford memiliki keahlian dan kemampuan sebagai Chartered Accountant di London, Inggris dan mengikuti Senior Executive Program di London Business School pada tahun 1998.

Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar termasuk “Board Leadership for Cyber Resilience” pada tanggal 4 April 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019. 

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Moleonoto (Paulus Moleonoto)
Wakil Direktur Utama
 

Bapak Paulus Moleonoto, berusia 57 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPSLB pada tahun 2004 dan terakhir diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPST pada tahun 2019.

Beliau saat ini menjabat sebagai Presiden Komisaris Lonsum (2015-sekarang), Komisaris ICBP (2009-sekarang), Direktur Indofood (2009-sekarang), Direktur Eksekutif dan Head of Finance & Corporate Services dari IndoAgri (2006-sekarang). Beliau sebelumnya menjabat sebagai Direktur Lonsum (2007-2014) dan Wakil Presiden Direktur I Lonsum (2014-2015). Sebelum bergabung dengan Divisi Perkebunan Grup Indofood sebagai Chief Financial Officer, beliau pernah menjabat berbagai posisi manajemen di Salim Plantations Group (1990-2004). Beliau memulai kariernya dengan Drs. Hans Kartikahadi & Co., sebuah kantor akuntan publik di Jakarta (1984-1990). Beliau adalah akuntan terdaftar di Indonesia.

Bapak Paulus Moleonoto meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Tarumanagara, Jakarta tahun 1987; serta gelar Sarjana Manajemen, dan Magister Sains bidang Kebijakan Bisnis dan Administrasi dari Universitas Indonesia masing-masing di tahun 1990 dan 2001. Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019, ”Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 13 Agustus 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019. 

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Suaimi Suriady
Direktur
 

Bapak Suaimi Suriady, berusia 56 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat sebagai Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan sirkular Para Pemegang Saham Perseroan pada tahun 2007 dan terakhir diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPST pada tahun 2019.

Beliau saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif IndoAgri (2007-sekarang) dan Direktur ICBP (2009-sekarang).

Sebelum bergabung dengan Grup Indofood, Bapak Suaimi Suriady pernah bergabung dengan distributor aki otomotif, PT Menara Alam Teknik dari Grup Astra (1986-1991), serta perusahaan consumer goods Konica Film and Paper (1991-1994).

Bapak Suaimi Suriady meraih gelar Master of Business Administration dari De Montfort University di Inggris pada tahun 2000. Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar, termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019, ”Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 13 Agustus 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, namun memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Tan Agustinus Dermawan
Direktur
 

Bapak Tan Agustinus Dermawan, berusia 57 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat menjadi Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPSLB pada tahun 2004  dan terakhir diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPST pada tahun 2019. Bapak Tan Agustinus Dermawan juga menjabat sebagai Direktur di beberapa entitas anak Perseroan. Sebelumnya beliau pernah bekerja sebagai Senior Auditor pada Kantor Akuntan Drs. Hans Kartikahadi & Co - Registered Public Accountant (1984-1989), Funding Supervisor di Grup Sadang Mas (1989-1991), Funding Manager (1991-1992) dan Assistant Vice President - Funding (1992-1996) serta Vice President - Accounting (1996-2013) di Grup Salim Plantations.

Bapak Tan Agustinus Dermawan meraih gelar Sarjana di bidang Akuntansi dari Universitas Tarumanegara di Jakarta pada tahun 1988.

Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris atau dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Soenardi Winarto
Direktur
 

Bapak Soenardi Winarto, berusia 72 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat menjadi Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPSLB Perseroan pada tahun 2008  dan terakhir diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPST pada tahun 2019. Selain itu, Bapak Soenardi Winarto juga menjabat sebagai Direktur Utama di beberapa entitas anak Perseroan. Sebelumnya beliau pernah bekerja sebagai auditor pada Kantor Akuntan Hanadi Rahardja & Co (1975-1976), Manajer Supervisi Kredit Bank Pembangunan Indonesia (BAPINDO) (1976-1981), dan Manajer PT Inti Salim Corpora (1981-1986). Sampai saat ini beliau juga masih menjabat sebagai Direktur di PT Kayu Lapis Asli Murni (PT Kalamur) (1996-sekarang).

Bapak Soenardi Winarto meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Parahyangan pada tahun 1975.

Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar termasuk “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019. 

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris atau dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Johnny Ponto
Direktur
 

Bapak Johnny Ponto, berusia 58 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat menjadi Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPSLB Perseroan pada tahun 2009  dan terakhir diangkat kembali berdasarkan keputusan RUPST pada tahun 2019. Bapak Johnny Ponto juga menjabat sebagai Direktur di beberapa entitas anak Perseroan. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Manajer Akuntansi di PT Borsumij Wehry Indonesia (Retail Division) (1989-1990), Manajer Umum dan Administrasi di PT Indomiwon Citra Inti (1991-2000), Manajer Konsolidasi Keuangan di PT Intiboga Sejahtera (2001-2004) dan Direktur PT Bitung Manado Oil Industry dan PT Sawitra Oil Grains (2004-2006).

Bapak Johnny Ponto meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Tarumanegara di Jakarta pada tahun 1990.

Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019. 

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris atau dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
Yohanes Djoko Junianto
Direktur
 

Bapak Yohanes Djoko Junianto, berusia 62 tahun, warga negara Indonesia, pertama kali diangkat menjadi Direktur Perseroan berdasarkan hasil keputusan RUPST Perseroan pada tahun 2018 dan terakhir diangkat kembali melalui RUPST pada tahun 2019.

Sebelumnya beliau menjabat sebagai Senior Manager di Pusat Penelitian & Pengembangan di Grup Asian Agri (2003-2013).

Bapak Yohanes Djoko Junianto meraih gelar Sarjana di bidang Agronomi dari Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga pada tahun 1983 dan Magister Sains di bidang Fitopatologi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada tahun 1999.

Di tahun 2019, beliau berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan, workshop dan seminar termasuk “Update on New Indonesian Financial Accounting Standards” pada tanggal 25 Juli 2019 dan “Update on Indonesia’s Economic Outlook 2020” pada tanggal 9 Desember 2019.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, Dewan Komisaris atau dengan pemegang saham utama Perseroan.

 
 
 
 
© Copyright PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). All rights reserved.